Februari 2017: Fluktuasi Adalah Hal Lumrah


Bulan Februari pun akhirnya telah berlalu. Tanpa terasa kita sudah memasuki bulan ketiga dalam tahun ini. Apa yang telah kamu lakukan selama lebih kurang 9 minggu ditahun 2017 ini? 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) versi online/daring, fluktuasi memiliki definisi sebagai berikut:

fluktuasi/fluk·tu·a·si/ n 1 Ek gejala yang menunjukkan turun-naiknya harga; keadaan turun-naik harga dan sebagainya; perubahan (harga tersebut) karena pengaruh permintaan dan penawaran; 2 ketidaktetapan; kegoncangan: peperangan itu mengakibatkan -- nilai saham minyak di pasaran internasional;

-- musiman perubahan turun-naik, seperti gelombang yang datang pada musim tertentu;
berfluktuasi /ber·fluk·tu·a·si / 1 v turun-naik; 2 a tidak ada kemantapan; labil

Tidak sekedar terbatas hanya pada harga saja, mood untuk membaca juga kerap mengalami fenomena naik turun ini. Setelah berhasil mencapai target membaca minimal 4 buku dibulan Januari, sayang sekali aku hanya bisa menyelesaikan 3 buku dibulan Februari ini. Terlepas dari faktor mood yang sering naik-turun, faktor kesibukan yang juga mulai padat sama sekali tidak membantuku untuk memenuhi target dibulan Februari.
Berikut adalah 3 buku yang aku selesaikan dibulan Februari:

1. The Life-Changing Magic of Tidying Up: Seni Beres-Beres dan Metode Merapikan Ala Jepang   
Buku yang tulis oleh Marie Kondo ini merupakan buku self-help yang sangat bermanfaat bagi orang-orang yang mencari solusi tentang cara berbenah yang efektif. Buku ini dapat memberikan sudut pandang baru tentang seni bersih-bersih terhadap pembacanya.

Ini merupakan buku kumpulan cerpen karya Eka Kurniawan. Kritik sosial dan sindiran terhadap dunia perpolitikan menjadi tema utama dari sebagian cerpen dari 12 cerpen dalam kumpulan cerpen ini.

Buku kumpulan cerpen Ahmad Tohari ini adalah bacaan favoritku untuk bulan Februari. Aku sungguh tidak bisa memilih cerita pendek favoritku dari buku kumpulan cerpen ini. Tema cerita yang sangat khas Ahmad Tohari yaitu seputar rakyat kecil sangat kental dalam buku ini. Mata Yang Enak Dipandang sepertinya adalah pilihan buku yang tepat sebagai introduction terhadap karya seorang Ahmad Tohari.

Sampai berjumpa lagi dalam "Monthly Reading List" bulan depan ^^

Ayo sama-sama membaca lebih banyak buku bulan ini!
Share:

Posting Komentar

Halo! Tidak perlu segan atau ragu kalau ingin meninggalkan komentar ya. Aku tidak pernah bosan mencari rekomendasi buku baru dan teman diskusi. Aktifkan notify me/beritahu saya supaya kamu tahu ketika komentarmu dibalas. Aku selalu senang ketika kita bercakap-cakap tentang buku dan kegiatan baca-membaca 😄

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes